| No | Username | Password | Server IP | Type | Port | Location | Expired |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | securedssh.com-19528 | 10370 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| 2 | securedssh.com-29675 | 1976 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| 3 | securedssh.com-5120 | 12304 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| 4 | securedssh.com-11703 | 23643 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| 5 | securedssh.com-31600 | 1607 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| 6 | securedssh.com-5271 | 24569 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| 7 | securedssh.com-26886 | 3987 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| 8 | securedssh.com-13851 | 12495 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| 9 | securedssh.com-31667 | 25845 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| 10 | securedssh.com-24850 | 27607 | id-1.securedssh.com | Dropbear | 443 143 80 | Indonesia | 07-November-2014 |
| When the accounts expires, return here to pick up a new account ! | |||||||
Blog perpaduan unik antara teknologi modern dan kearifan lokal. info terkini seputar perkembangan teknologi dan AI, analisis tajam mengenai dinamika geopolitik global, serta wawasan mendalam tentang spiritualitas Jawa, termasuk primbon, weton, dan koleksi pribadi lainnya. temukan berbagai tips dan trik menarik untuk kehidupan sehari-hari.
Main Menu
Selasa
SSH Server Indonesia 1| Securedssh.com
Senin
Sistem Penanggalan Kalender Jawa
Dalam kalender Jawa Tahun bukanlah satuan waktu terpanjang, di atas tahun itu masih terdapat Windu dan Lambang.
Lambang
Lambang merupakan jarak waktu 8 tahunan, terdapat 2 macam Lambang :
Langkir (8 tahun)
Kulawu (8 tahun)
Siklus total dari Lambang adalah 16 tahun. Pergantian antara satu Lambang dengan Lambang yang lain ditentukan pada setiap tanggal 1 sura tahun Alip (Lihat sistem tahun).
Windu
Sama seperti lambang, windu mempunyai jarak waktu atau umur 8 tahun, terdapat 4 macam Windu.
Masing-masing Windu memiliki arti sendiri-sendiri. Windu Adi memiliki artu utama, Windu Kuntara memiliki arti kelakuan, Sengara dapat berarti banjir sedangkan Sanjata adalah kekumpulan (persahabatan).
Tahun
Terdapat 8 macam tahun menurut kalender jawa, 8 tahun ini memiliki umur antara 354 dan 355 hari
Bulan
Seperti bulan Hijriah atau Masehi, maka penanggalan Jawa juga menganut sistem dengan 12 bulan, jumlah harinya antara 29 dan 30 (mengikuti siklus bulan).
Lambang
Lambang merupakan jarak waktu 8 tahunan, terdapat 2 macam Lambang :
Langkir (8 tahun)
Kulawu (8 tahun)
Siklus total dari Lambang adalah 16 tahun. Pergantian antara satu Lambang dengan Lambang yang lain ditentukan pada setiap tanggal 1 sura tahun Alip (Lihat sistem tahun).
Windu
Sama seperti lambang, windu mempunyai jarak waktu atau umur 8 tahun, terdapat 4 macam Windu.
- Adi (8 tahun)
- Kuntara (8 tahun)
- Sengara (8 tahun)
- Sancaya (8 tahun)
Masing-masing Windu memiliki arti sendiri-sendiri. Windu Adi memiliki artu utama, Windu Kuntara memiliki arti kelakuan, Sengara dapat berarti banjir sedangkan Sanjata adalah kekumpulan (persahabatan).
Tahun
Terdapat 8 macam tahun menurut kalender jawa, 8 tahun ini memiliki umur antara 354 dan 355 hari
- Alip (354 hari)
- Ehe (355 hari)
- Jimawal (354 hari)
- Je (355 hari)
- Dal (354 hari)
- Be (354 hari)
- Wawu (354 hari)
- Jimakir (355 hari)
Bulan
Seperti bulan Hijriah atau Masehi, maka penanggalan Jawa juga menganut sistem dengan 12 bulan, jumlah harinya antara 29 dan 30 (mengikuti siklus bulan).
- Sura (30 hari)
- Sapar ((Dal) 29/30 hari)
- Mulud (30 hari)
- Rabimulakir/Bakdamulud (29 hari)
- Jumadilawal ((Dal) 29/30 hari)
- Julmadilakhir ((Dal) 30/29 hari)
- Rajab/Rejeb (30 hari)
- Sadran/Ruwah (29 hari)
- Puasa/Pasa (30 hari)
- Sawal (29 hari)
- Dulkaidah/Sela (30 hari)
- Besar (29/(Tahun kabisat) 30 hari)
Sejarah Kalender Jawa
Kalender Jawa mulai digunakan di pulau Jawa sejak tahun 1625 Masehi. Sultan Agung yang merupakan raja Mataram sedang berusaha keras untuk menyebarkan agama Islam. Pada saat sebelumnya sistem penanggalan yang digunakan adalah Saka yang di adopsi dari India.
Kalender Saka
Sebelum beredarnya Kalender Jawa yang seperti saat ini, di pulau Jawa terutama pada jaman kerajaan Mataram, orang menganut penanggalan Saka atau Kalender Saka. Kalender ini berasal dari India dan menggunakan perhitungan bulan dan matahari. Kalender ini masuk ke Indonesia seiring dengan pengaruh agama Hindu yang mulai masuk ke Indonesia sejak abad ke 4/5. Di Indonesia, khususnya di Jawa dan Bali, sistem penanggalan ini di adaptasi lagi agar sesuai dengan corak penanggalan lokal.
Mulainya Kalender Jawa
Semenjak masuknya Islam di pulau Jawa, Sultan Agung yang telah menganut agama Islam berkehendak untuk menggunakan Kalender Islam (Hijriah) tanpa meninggalkan perhitungan Kalender yang telah ada. Maka dari itu munculah kalender Jawa yang merupakan adaptasi dari Kalender Islam. Hal ini dapat dilihat dari nama-nama bulan yang digunakan di Kalender Jawa yang sesuai dengan nama-nama bulan di Kalender Islam. Sedangkan adaptasi tetap di butuhkan untuk mengakomodasi kepentingan lokal saat itu. Pada contohnya penggunaan kalender Islam yang menggunakan 7 hari dalam seminggu sedangkan orang Jawa menggunakan sistem 5 hari dalam seminggu. Sistem ini tetap dipertahankan yang membuat kedua sistem ini tetap berjalan secara paralel hingga saat ini.
Tepatnya pada tahun 1633 Masehi, Sultan Agung mulai menggunakan kalender Jawa, untuk menjaga kesinambungan dengan tahun Saka yang digunakan saat itu maka tahun yang ditetapkan adalah 1547 Jawa bukan 1035 Hijriah. Hingga saat ini kalender Jawa tetap bertahan dan digunakan oleh sebagian masyarakat Jawa.
Satu Suro · Kalender Jawa
Tanggal satu suro menandakan awal tahun baru dalam kalender jawa. Tanggal ini bertepatan dengan 1 Muharram yang juga merupakan tahun baru Islam. Dalam tradisi masyarakat Jawa, satu suro memiliki makna tersendiri, dan di banyak daerah satu suro ini diperingati dengan berbagai macam kegiatan.
Lek-lekan
Lek-lekan dapat diartikan begadang, ini dapat
dilakukan di kampung-kampung, seperti di pos ronda contohnya. Masyarakat
berkumpul, mengobrol sambil menanti datangnya pagi.
Tapa Bisu
Ritual tapa bisu dilakukan menjelan dini hari dengan cara mengelilingi benteng keraton dengan tetap membisu. Ini dilakukan untuk mawas diri dan merenung mengenai hal-hal yang telah dilakukan selama satu tahun sebelumnya, selain itu perenungan ini juga dilakukan untuk berpikir mengenai hubungan manusia dengan Tuhan YME.
KungKum
Kungkum atau berendam di sungai atau di sendang air, dilakukan untuk membersihkan badan sambil merenung.
Kirab Kebo Bule
Kebo Bule atau Kerbau albino adalah binatang peliharaan keraton. Kirab kebo bule dimulai biasanya pada malam hari, dimana sang kerbau tanpa digiring oleh siapa pun akan berjalan ke halaman keraton. Orang-orang akan ramai untuk mengikuti kebo-kebo bule tersebut.
Lek-lekan
Lek-lekan dapat diartikan begadang, ini dapat
dilakukan di kampung-kampung, seperti di pos ronda contohnya. Masyarakat
berkumpul, mengobrol sambil menanti datangnya pagi.
Tapa Bisu
Ritual tapa bisu dilakukan menjelan dini hari dengan cara mengelilingi benteng keraton dengan tetap membisu. Ini dilakukan untuk mawas diri dan merenung mengenai hal-hal yang telah dilakukan selama satu tahun sebelumnya, selain itu perenungan ini juga dilakukan untuk berpikir mengenai hubungan manusia dengan Tuhan YME.
KungKum
Kungkum atau berendam di sungai atau di sendang air, dilakukan untuk membersihkan badan sambil merenung.
Kirab Kebo Bule
Kebo Bule atau Kerbau albino adalah binatang peliharaan keraton. Kirab kebo bule dimulai biasanya pada malam hari, dimana sang kerbau tanpa digiring oleh siapa pun akan berjalan ke halaman keraton. Orang-orang akan ramai untuk mengikuti kebo-kebo bule tersebut.
Download Printable Islamic Calendar 2015
Islamic Calendars Downloads
Islamic Calendar 2015 (1436) - Monthwise
Printable
Islamic Calendar 2015 / Hijri Calendar 2015 for Makkah (Islamic Year
1436). This calendar is in Arabic & English. Important islamic
events have been marked in the calendar. Click here to know more about this Islamic Calendar.
Download
Size: 4.63 MB
Hijri Calendar 1436 (2015) - Annual
Printable
Islamic Calendar 2015 for Makkah (1436). This is a one page calendar
which shows the start date of each islamic month. Click here to know more.
Download
Size: 1.38 MB
Islamic Calendar 2014 (1435) - Monthwise
Printable
Islamic Calendar 2014 / Hijri Calendar 2014 for Makkah (Islamic Year
1435). This calendar is in Arabic & English. Important islamic
festivals have been marked in the calendar. Click islamic calendar 2014 to read more about it.
Download
Size: 2.79 MB
Hijri Calendar 1435 (2014) - Annual
Printable Hijri calendar 1435 for Makkah. This is one page calendar which shows the start date of each islamic month. Click hijri calendar 1435 to know more.
Download
Size: 1.33 MB
Islamic Calendar 2015 (1436) - Monthwise
Islamic Calendar 2015 / Hijri Calendar 2015 for Makkah (Islamic Year
1436). This calendar is in Arabic & English. Important islamic
events have been marked in the calendar. Click here to know more about this Islamic Calendar.
Size: 4.63 MB
Hijri Calendar 1436 (2015) - Annual
Islamic Calendar 2015 for Makkah (1436). This is a one page calendar
which shows the start date of each islamic month. Click here to know more.
Size: 1.38 MB
Islamic Calendar 2014 (1435) - Monthwise
Islamic Calendar 2014 / Hijri Calendar 2014 for Makkah (Islamic Year
1435). This calendar is in Arabic & English. Important islamic
festivals have been marked in the calendar. Click islamic calendar 2014 to read more about it.
Size: 2.79 MB
Hijri Calendar 1435 (2014) - Annual
Printable Hijri calendar 1435 for Makkah. This is one page calendar which shows the start date of each islamic month. Click hijri calendar 1435 to know more.
Size: 1.33 MB
Perbedaan antara Nabi dengan Rasul
Setiap Rasul adalah Nabi, namun Tidak Sebaliknya
Para Ulama’ menjelaskan bahwa seorang Rasul adalah pasti seorang
Nabi, namun tidak sebaliknya. Seorang Nabi belum tentu seorang Rasul.
Sehingga, jumlah Nabi lebih banyak dibandingkan jumlah Rasul.
Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam ketika menyatakan: “Tidak ada Nabi sepeninggalku”, hal itu berarti bahwa tidak mungkin ada Nabi dan Rasul sepeninggal Rasulullah Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallam.
Perbedaan antara Nabi dengan Rasul
Terdapat beberapa definisi tentang perbedaan Nabi
dan Rasul, namun semuanya sepakat bahwa Nabi adalah seorang laki-laki
yang mendapatkan wahyu dari Allah. Beberapa definisi perbedaan antara
Nabi dan Rasul itu di antaranya:
- Nabi diberi wahyu berupa syariat tapi tidak diperintahkan untuk menyampaikan kepada yang lain, sedangkan Rasul diperintahkan untuk menyampaikan pada yang lain (definisi ini adalah dari Jumhur Ulama’, juga disebutkan dalam Fatwa alLajnah adDaaimah).
- Rasul diutus dengan membawa syariat baru sedangkan Nabi menguatkan / melanjutkan syariat dari Rasul sebelumnya (definisi ini dijelaskan oleh asy-Syaukaany dan al-Aluusy).
- Rasul diutus kepada kaum yang menentang, sedangkan Nabi diutus kepada kaum yang sudah tunduk dengan syariat dari Rasul sebelumnya (pendapat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah).
Dalil pendapat ke-3 ini adalah:
إِنَّا أَنْزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ يَحْكُمُ بِهَا
النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُوا لِلَّذِينَ هَادُوا
وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُوا مِنْ كِتَابِ
اللَّهِ وَكَانُوا عَلَيْهِ شُهَدَاءَ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya
(ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu
diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh Nabi-nabi yang menyerah diri
kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka,
disebabkan mereka diperintah memelihara kitab – kitab Allah dan mereka
menjadi saksi terhadapnya….(Q.S alMaidah: 44).
Rasul Pertama adalah Nuh
Rasul pertama adalah Nuh ‘alaihissalam, sesuai dengan hadits
tentang syafaat pada hari kiamat, setelah mendatangi Adam, orang-orang
mendatangi Nuh untuk meminta syafaat dengan mengatakan:
يَا نُوحُ أَنْتَ أَوَّلُ الرُّسُلِ إِلَى أَهْلِ الْأَرْضِ
Wahai Nuh, engkau adalah Rasul pertama (yang diutus) untuk penduduk bumi (H.R al-Bukhari dari Abu Hurairah).
Dalam lafadz lain, disebutkan bahwa Nabi Adam sendiri yang menyatakan bahwa Nuh adalah Rasul pertama:
فَيَأْتُونَ آدَمَ فَيَقُولُونَ يَا آدَمُ أَمَا تَرَى النَّاسَ
خَلَقَكَ اللَّهُ بِيَدِهِ وَأَسْجَدَ لَكَ مَلَائِكَتَهُ وَعَلَّمَكَ
أَسْمَاءَ كُلِّ شَيْءٍ اشْفَعْ لَنَا إِلَى رَبِّنَا حَتَّى يُرِيحَنَا
مِنْ مَكَانِنَا هَذَا فَيَقُولُ لَسْتُ هُنَاكَ وَيَذْكُرُ لَهُمْ
خَطِيئَتَهُ الَّتِي أَصَابَهَا وَلَكِنْ ائْتُوا نُوحًا فَإِنَّهُ أَوَّلُ
رَسُولٍ بَعَثَهُ اللَّهُ إِلَى أَهْلِ الْأَرْضِ فَيَأْتُونَ نُوحًا
Maka orang-orang mendatangi Adam dan berkata: Wahai Adam,
tidakkah engkau tahu (bagaimana keadaan manusia). Allah telah
menciptakanmu dengan TanganNya, dan Allah (memerintahkan) Malaikat
bersujud kepadamu dan Allah mengajarkan kepadamu nama-nama segala
sesuatu. Berilah syafaat kami kepada Rabb kami sehingga kami bisa
mendapatkan keleluasaan dari tempat kami ini. Adam berkata: aku tidak
berhak demikian, kemudian Adam menceritakan kesalahan yang menimpanya.
(Adam berkata): akan tetapi datanglah kepada Nuh, karena ia adalah Rasul
pertama yang Allah utus kepada penduduk bumi. Maka orang-orang kemudian
mendatangi Nuh….(H.R alBukhari dan Muslim dari Anas bin Malik).
Ini adalah riwayat yang shohih, karena disebutkan dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim.
Sedangkan riwayat Ibnu Hibban yang menyatakan bahwa Adam adalah Rasul
pertama adalah riwayat yang lemah, karena di dalamnya terdapat perawi
yang bernama: Ibrahim bin Hisyam bin Yahya al-Ghossany yang dinyatakan
oleh Abu Zur’ah sebagai pendusta, Abu Hatim tidak menganggapnya tsiqoh,
sedangkan atThobarony menyatakan tsiqoh.
Jumlah Nabi 124 ribu dan Rasul 315 orang
Jumlah Nabi dan Rasul
Berdasarkan hadits yang shohih, jumlah Nabi adalah 124 ribu, sedangkan jumlah Rasul adalah 315 orang.
Syaikh al-Albany menjelaskan bahwa hadits yang menunjukkan jumlah Rasul tersebut shahih li dzaatihi (tanpa penguat dari jalur lain), sedangkan hadits yang menunjukkan jumlah Nabi adalah shohih li ghoirihi (masing-masing jalur memiliki kelemahan, namun jika dipadukan menjadi shahih).
Hadits tentang jumlah Rasul tersebut adalah:
كان آدم نبيا مكلما ، كان بينه و بين نوح عشرة قرون ، و كانت الرسل ثلاثمائة و خمسة عشر
Adam adalah Nabi yang diajak bicara. Antara ia dengan Nuh terdapat 10 abad. Jumlah Rasul adalah 315 orang (H.R Abu Ja’far ar-Rozzaaz dan selainnya, dishahihkan Syaikh al-Albany dalam Silsilah al-Ahaadiits as-Shohiihah)
Hadits tentang jumlah Nabi diriwayatkan dari Sahabat Abu Dzar dari 3 jalur periwayatan, yang Syaikh al-Albany menyatakan shohih li ghoirihi.
Wallaahu a’lam bisshowaab
Berdasarkan hadits yang shohih, jumlah Nabi adalah 124 ribu, sedangkan jumlah Rasul adalah 315 orang.
Syaikh al-Albany menjelaskan bahwa hadits yang menunjukkan jumlah Rasul tersebut shahih li dzaatihi (tanpa penguat dari jalur lain), sedangkan hadits yang menunjukkan jumlah Nabi adalah shohih li ghoirihi (masing-masing jalur memiliki kelemahan, namun jika dipadukan menjadi shahih).
Hadits tentang jumlah Rasul tersebut adalah:
كان آدم نبيا مكلما ، كان بينه و بين نوح عشرة قرون ، و كانت الرسل ثلاثمائة و خمسة عشر
Adam adalah Nabi yang diajak bicara. Antara ia dengan Nuh terdapat 10 abad. Jumlah Rasul adalah 315 orang (H.R Abu Ja’far ar-Rozzaaz dan selainnya, dishahihkan Syaikh al-Albany dalam Silsilah al-Ahaadiits as-Shohiihah)
Hadits tentang jumlah Nabi diriwayatkan dari Sahabat Abu Dzar dari 3 jalur periwayatan, yang Syaikh al-Albany menyatakan shohih li ghoirihi.
Wallaahu a’lam bisshowaab
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Khasiat ilmu kebatinan sakti huruf hanacaraka dibalik : nga ta ba ga ma = tidak ada kematian | nya ya ja da pa = tidak ada kesaktian...
-
Amalan Caraka Balik / Amalan Ilmu Carakan Walik / Honocoroko Di Balik Sungguh kekayaan bangsa yang luar biasa, diantaranya adalah ber...
-
TIJI TIBEH ( Mukti Siji Mukti Kabeh one for all ).....dalam langkah Tri Dharma : Mulat Sarira Hangrasa Wani, Rumangsa Melu Handarbeni, W...